PUSPA JAYA GROUP

PUSPA JAYA GROUP
WEB

Selasa, 20 Desember 2011

KUALITAS AIR KOLAM RENANG




1. Apa yang dimaksud dengan air kolam renang? 
  • Menurut Permenkes nomor 416/ MENKES/PER/IX/1990 yang dimaksud dengan air kolam renang adalah air di dalam kolam renang yang digunakan untuk olah raga renang dan kualitasnya memenuhi syarat kesehatan. 

2. Mengapa kualitas air kolam renang harus selalu dijaga?
  • Karena air kolam renang yang tidak memenuhi syarat dapat menimbulkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan lainnya terhadap perenang (pemakai).
3. Jenis penyakit apa yang dapat terjadi
  • Terutama iritasi mata, juga dapat terjadi penyakit kulit
4. Apa yang dapat menjadi penyebab Iritasi mata tersebut?
  • Pemberian kaporit yang berlebihan
  • PH air kolam renang yang terlalu asam atau Basa (pH kurang dari 7 atau lebih dari 8).
  5. Apa saja persyaratan air kolam renang?
  • Syarat air kolam renang sebagaimana persyaratan air bersih sesuai Peraturan Menteri Kesehatan nomor 416/MENKES/ PER/IX/1990.

DAFTAR PERSYARATAN AIR KOLAM RENANG
(Permenkes Nobler 416/MENKES/PER/IX/ 1990)

No
Parameter
Satuan
Kadar yang diperbolehkan
Keterangan
Min
Max

FISIKA



FISIKA
1.
Bau
-
-
-
Bebas dari bau yang mengganggu
2.
Benda terapung
-
-
-
Bebas dari bentuk terapung.
3.
Kejernihan
-
-
-
Piringan sesuai yang diletakkan pada dasar kolam yang terdalam dapat dilihat jelas dari tepi kolam pada jarak lurus 7m

B. KIMIAWI




1.
Alumunium
mg/1
-
0.2

2.
Kerasaan (CaSO3)
mg/1
30
500

3.
Oksigen Terabsorbsi(O2)
mg/1
-
0.1
Dalam waktu 4 jam pada suhu udara 
4.
pH
-
6.5
2.5

5.
Sisa Chlor
mg/1
0.2
0.5

6.
Tembaga Sebagai Cu
mg/1
-
1.5


C. MIKRO BIOLOGIK




1.
Koliform total
Jml per 100 ml
-
0
ml.
2.
Jumlah kuman
Jml. kolom/1 ml.
-
200



6. Bagi air kolam renang parameter yang paling penting diperhatikan :
  • PH air, apabila menyimpang akan menimbulkan Iritasi pada mata dan proses koagulasi akan terganggu.
  • CO2 Agresif, harus tidak ada, karena akan mengakibatkan karatan pada pipa
  • Kesadahan, berpengaruh pada daya pembersih air.
  • zat organik, kelebihan zat organik menandakan air kotor.
  • H2S, adanya H2S dalam air berarti sedang terjadi proses pembusukan air tercemari oleh kotoran atau sumber kotoran lainnya, air berbau, sehingga tidak memenuhi syarat fisik air.
 7. Apa saja pokok-pokok pengolahan air kolam renang?
  • a.Menjernihkan air dengan cara
-Membubuhkan zat koagulan seperti tawas (AL2SO4)3 Soda ash Na2Co3
-Menyaring air melalui saringan (filtrasi)
-Membasmi lumut
  • b.Disinfeksi air dengan cara memasukkan zat desifeksia.
8. Mengapa desinfeksi air kolam renang perlu dilakukan ?
  • Meskipun setelah melalui proses,penyaringan air kelihatan bersih, namun harus dicurigai masih adanya bakteri di dalam air tersebut.
9. Apa maksud dari pemberian zat koagulan pada air kolam renang ? 
  • Pemberian zat koagulan pada air kolam renang bertujuan untuk mengikat kotoran (zat organic) yang ada dalam air kolam menjadi keping yang lebih besar agar dapat lebih mudah diambil atau disaring.
10. Jumlah pembubuhan zat koagulan tergantung dari faktor apa saja ?
  • Jumlah kotoran yang terdapat dalam air.
  • Keasaman air (pH)
  • Volume air dalam kolam renang.
11. Bagaimana cara pemberian zat Chlor dalam air kolam renang ?
  • Menggunakan chloronator, yaitu menggunakan alat pembubuh khusus zat chlor dalam bentuk gas (C12).
  • Pot feeding yaitu suatu alat berbentuk pot cylindris yang digunakan khusus untuk pembubuh zat chlor dalam bentuk zat cair (larutan zat chlor).


12. Kegiatan pengawasan kualitas air kolam renang mencakup:
  • Pengamatan lapangan dan pengambilan contoh air termasuk air pada proses produksi dan distribusi.
  • Pemeriksaan contoh air
  • Analisis hasil pemeriksaan
  • Perumusan Saran dan cara pemecahan masalah yang timbul dari hasil pemeriksaan.
  • Kegiatan tindak lanjut berupa upaya penanggulangan/perbaikan termasuk penyuluhan.


Sumber : Dep. Kesehatan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar